Saudara-Saudara yang terkasih dalam Kristus,
Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita, Yesus Kristus.
Pertama-tama, kami ingin mengungkapkan rasa hormat dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas perjuangan dan pengorbanan yang telah saudara-saudara lakukan dalam menempuh pendidikan teologi. Jalan yang saudara-saudara pilih bukanlah jalan yang mudah. Mempelajari firman Tuhan dan mempersiapkan diri untuk melayani-Nya merupakan panggilan mulia yang disertai dengan banyak tantangan. Kami melihat dedikasi dan ketulusan hati saudara-saudara dalam menjawab panggilan ini, dan itu adalah hal yang sangat kami hargai.
Namun, kami menyadari bahwa saat ini saudara-saudara sedang dihadapkan pada situasi yang mungkin terasa berat dan mengecewakan. Kekurangan dana yang ada membuat gereja kita tidak dapat langsung menerima semua sarjana teologi yang sudah siap melayani sebagai calon pendeta. Kami tahu ini bukanlah hal yang mudah diterima, baik bagi saudara-saudara maupun bagi orang tua yang telah mendukung dengan segenap hati dan doa.
Meskipun demikian, kami ingin mengingatkan saudara-saudara bahwa perjalanan hidup dan pelayanan kita tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana atau harapan kita. Terkadang, Tuhan mengizinkan kita untuk melalui masa-masa penantian dan ujian, bukan untuk melemahkan kita, tetapi justru untuk memperkuat iman dan pengharapan kita kepada-Nya. Dalam kitab Yeremia 29:11, Tuhan berfirman, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Firman ini mengingatkan kita bahwa meskipun situasi saat ini mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita, Tuhan tetap memiliki rencana yang indah bagi hidup kita.
Ketahuilah bahwa panggilan pelayanan tidak dibatasi oleh jabatan atau gelar tertentu. Meskipun saudara-saudara belum bisa diterima sebagai calon pendeta saat ini, hal itu tidak berarti bahwa Tuhan tidak akan menggunakan saudara-saudara untuk pekerjaan-Nya. Ada banyak cara dan tempat di mana saudara-saudara bisa melayani, bahkan di luar struktur formal gereja. Tuhan bisa memanggil saudara-saudara untuk menjadi terang dan garam di komunitas, di tempat kerja, atau di mana saja Tuhan mengutus saudara-saudara. Jangan biarkan rasa kecewa menutup mata saudara-saudara dari berbagai kesempatan lain yang Tuhan mungkin sediakan di sekitar saudara-saudara.
Kami juga ingin mendorong saudara-saudara untuk tetap setia dalam doa dan terus mencari kehendak Tuhan dalam hidup saudara-saudara. Mintalah hikmat-Nya untuk memahami rencana-Nya dalam situasi ini. Kadang-kadang, di dalam kesunyian penantian, Tuhan berbicara dengan cara yang paling jelas. Tetaplah berpegang pada janji Tuhan, karena Dia tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya.
Kami juga berdoa agar saudara-saudara tetap kuat dan tidak kehilangan semangat. Ingatlah bahwa perjalanan pelayanan tidak diukur oleh seberapa cepat kita mencapai tujuan, tetapi oleh seberapa setia kita dalam melangkah bersama Tuhan. Terkadang, jalan yang panjang dan penuh liku itulah yang paling membentuk karakter dan iman kita, menjadikan kita alat yang lebih siap dan layak untuk dipakai oleh Tuhan.
Pada akhirnya, kami ingin mengingatkan saudara-saudara bahwa saudara-saudara tidak berjalan sendirian. Kami di sini, sebagai keluarga besar gereja, akan terus mendukung saudara-saudara dalam doa dan semangat. Kami percaya bahwa pada waktu yang tepat, Tuhan akan membuka jalan yang sesuai dengan rencana-Nya yang sempurna. Tetaplah teguh dalam iman, dan jangan biarkan kekecewaan mengambil alih hati dan pikiran saudara-saudara.
Kiranya damai sejahtera Tuhan senantiasa menyertai saudara-saudara dalam setiap langkah yang saudara-saudara ambil. Jangan pernah lupa bahwa saudara-saudara adalah bagian dari tubuh Kristus yang besar, di mana setiap anggota memiliki peran yang penting dan unik. Teruslah melayani Tuhan dengan hati yang tulus, dan percayalah bahwa pelayanan saudara-saudara tidak akan sia-sia di hadapan-Nya. Amin.