Selamat datang di Blog
Bagaikan sebuah keluarga petani di desa, begitulah caraku menulis buku ini. Bapak itu mengatakan kepada anaknya : “Ayo nak, kita kumpulkan semua kentang-kentang ini. Ambil semuanya, baik yang kecil ataupun yang besar. Jangan ada yang tersisa. Karena ini sudah sangat sore dan hampir gelap, agak buru-buru sedikit karena besok hari pekan kita harus membawa semuanya untuk dijual. Sayang kalau ada yang tertinggal”. Maka mereka pun mengumpulkan semua yang namanya KENTANG, dari yang kecil sampai yang besar (barangkali ada pula yang sedikit cacat). Karena sudah hampir gelap, mudah-mudahan apa yang mereka kumpulkan itu adalah semuanya KENTANG dan bukan batu.
Demikian kira-kira cara penulisan saya dalam mengumpulkan bahan-bahan di blog ini. Karena umur sudah sore (mendekati 75 tahun) dan sudah mendekati gelap, saya ambil saja semua secara acak, apa saja yang saya ingat itu yang saya tulis. Yang penting mudah-mudahan ini semua adalah “KENTANG” yang bisa dimakan dan bukan “ular” atau “batu”. Terimakasih.